Ingin rasanya aku menjerit, menjerit sekeras-kerasnya. Ingin rasanya aku menangis, menangis sejadi-jadinya Namun, apalah daya, suaraku telah hilang ditelan sunyi Air mataku telah kering. Tak ada yang bisa kulalukan, aku hanya diam Terpaku sendiri. Hampa! Aku merasa hampa! Tak ada lagi warna dalam hidupku. Tak ada lagi cahaya dalam hidupku Tak ada lagi suara. Aku tersesat, dalam lembah kenistaan. Dan aku jatuh tersungkur. Tak pernah terbangun lagi. Hilang sudah, tak ada yang tersisa. Hanya jasad, jasad yang menjadi makanan ngengat. Balikpapan, 12 September 2016
Coretan-coretan seorang anak desa yang hijrah ke Ibu Kota.