Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

Kiki, Kucing yang Rajin Membaca

Sumber gambar :  Pinterest Suatu pagi, Kiki kucing sedang duduk di teras rumahnya. Kemudian datanglah Titi tikus. “Hai, Kiki!” sapa Titi. “Halo, Titi! Kamu mau kemana?” tanya Kiki. “Aku mau ke perpustakaan. Kamu mau ikut nggak, Ki?” “Ah, tidak! Buat apa aku ke perpustakaan? Aku mau bermain di rumah saja,” jawab Kiki. “Ya sudah. Aku pergi dulu ya, Ki,” pamit Titi. Titi meninggalkan Kiki yang asyik bermain dengan handphone. Sementara itu, Kiki semakin larut dengan permainan barunya. Hingga ia lupa waktu.             Keesokan harinya, di sekolah. Tiba-tiba Ibu Sisi, guru Kiki, memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya.             “Anak-anak, hari ini ibu akan memberikan pertanyaan. Nanti yang dapat menjawabnya akan mendapat hadiah.” Kata Ibu Sisi.             Anak-anak bersorak gembira. Titi ta...

Yang Kutahu, Aku Mencintaimu

Sumber gambar  https://id.pinterest.com/ Secarik kertas digengaman gadis itu berubah wujud tak karuan. Ia meremas kertas bertuliskan permintaan maaf dari seorang kawan lama. Tidak! Ia tidak akan memaafkan penulis surat itu. Ia lemparkan kertas itu sembarangan. Itu merupakan kertas yang entah keberapa berakhir tragis. Namanya Diva. Ia memliki masa lalu yang tidak mengenakkan akibat perbuatan si penulis surat. Diva akhirnya berhasil membuat orang itu benar-benar merasa bersalah. Kini, ia kerap kali menerima ucapan-ucapan permintaan maaf darinya. Namun ibarat pintu gerbang yang tertutup rapat dan terkunci yang mana kuncinya tidak ada lagi, hatinya benar-benar tertutup. Tertutup untuk memaafkan orang itu. Diva melanjutkan aktivitas kesehariannya dan membuang jauh-jauh kenangan menyesakkan itu. Ia harus melanjutkan hidupnya. Tak baik jika ia terlalu berlarut-larut menyesali sesuatu yang sudah terjadi. Satu hal yang Diva lupakan, pintu gerbang yang terkunci pun masih bis...