Skip to main content

[Day 1] 1 Agustus 2018

Merry Riana
Hai hai hai..
Setelah sekian lama tidak membuat tulisan untuk blog ini, aku mau bikin tulisan yang ada kaitannya dengan salah satu tokoh idolaku niih. Mau tau ngga siapa dia? Yuhuuu ini dia sosok yang menginspirasiku. Jeng jeng, mari kita sambut, Merry Riana. (tepuk tangan)
Aku tidak tahu pasti kapan aku mulai menjadikannya inspirator. Yang jelas pertama kali aku tahu tentang Merry Riana ini adalah dari iklan filmnya, yaitu film Mimpi Sejuta Dolar. Ingat ya cuma dari iklannya. Aku belum nonton filmnya. Kemudian aku menemukan buku tentang Merry Riana ini, yakni Langkah Sejuta Suluh karya Clara Ng. Bukunya yang tebal membuatku tidak tertarik untuk membaca. Namun kala itu aku memaksakan diri untuk membacanya. Dari sanalah aku mulai tahu siapa itu Merry Riana. Kemudian barulah aku menonton filmnya. Semakin terinspirasilah aku oleh sosok Miss Merry Riana.
Baru-baru ini aku stalking akun instagramnnya Miss Merry dan mendapatkan satu postingan yang berisi gratis ebook. Judulnya Exclusive e-Book 30 Day of Inspiration. Aku download ebook itu. Di ebook itu ada beberapa hal yang harus diisi setiap harinya. Mulai dari hari pertama hingga hari ke 30. Nah karena aku menemukan ebook itu awal bulan, pas sekali aku mulai dari tanggal 1 Agustus. Dan hasilnya akan aku posting di blog ini meskipun tidak secara keseluruhan. Hanya beberapa hal yang kurasa perlu saja.
Baiklah mari kita mulai dari hari pertama, 1 Agustus 2018.
Apa sih hal yang aku pelajari pada hari ini? Ternyata, pelajaran ini adalah hal yang sepele tapi sering sekali kulalaikan. Apa kira-kira? Perama, Aku harus teliti dalam bekerja. Ini bener banget guys, kenapa? Karena ketika aku bekerja kadang kurang teliti. Dan hari ini rupanya karena ketidaktelitianku aku harus mengecek ulang pekerjaan yang telah kulakukan. Bisa idbayangin tuh, udah capek capek ngerjain. Eh ketika sudah selesai ternyata ada yang kelewat. Aku harus mengeceknya satu-satu. Benar-benar membuang waktu. So, buat kalean telitilah dalam bekerja agar tidak terbuang waktumu untuk bekerja dua kali.
Pelajaran kedua adalaah, tunjukkan apa yang dapat kau lakukan. Ini penting menurut aku karena orang lain tidak akan tahu apa yang bisa kau lakukan kalau tidak kau tunjukkan. Sayang loh kalau kemampuanmu itu tidak diketahui orang. Contohnya ya, kamu jago nge-mc. Tapi pas ada acara kamu diem aja gak mau ngajuin diri buat jadi mc. Terus temanmu ngajuin diri, dan ternyata dia nggak jago-jago amat tapi dia berani. Lain kesempatan ada acara temenmu pula yang diminta jadi mc. Kamu? Hanya melihat sambil merutuki diri. Padahalkan bagusan gue nge mcnya. Jadi, tunjukin ya kalo kamu punya kemampuan. Eits, tunggu dulu. Jangan asal nunjukin ya. tunjukin di saat yang tepat. Jangan sampai justru kamu terkesan sombong dan bangga berlebihan dengan kemampuan kamu. Ingat! dalam banyak hal harus seimbang. Jangan berlebihan!
Yang ke tiga, kamu harus menjadi orang yang luar biasa. Tunjukkan kalau kamu beda dengan yang lain. Karena ketika kamu berbeda dari yang lain, kamu akan mudah diingat. Tapii nih ya, kamu harus berbeda dalam hal yang positif. Kamu bisa memunculkan ide-ide blrilian disaat yang lain buntu tidak punya ide, itu salah satunya. Jangan sampai kamu dikenal karena hal negative.
Bagaimana? Cukup dulu ya. udah malam nih, hehe. Dilanjut besok lagi. Maaf jika banyak salah kata dan tulisan ini tidak berkenan. Semua ini hanya pendapat pribadi. Jangan diterima mentah mentah. Karena boleh jadi di saat saat tertentu pelajaran ini tidak berlaku. Aku hanya ingin berbagi semoga bermanfaat dan tetaplah menjadi orang bijak.
Sampai jumpa, see you,  :*

Sumber gambar: google

Comments

Popular posts from this blog

Tuladha Serat Pribadi | CONTOH SURAT PRIBADI BAHASA JAWA

Sumber gambar :  Pinterest Berikut ini adalah contoh surat pribadi dalam bahasa Jawa. tentu saja tulisan ini belum sempurna, saya tunggu kritik dan sarannya.  Kulon Progo, 04 Mei 2015 Bapak saha Ibu Wonteng ing Solo             Sembah sungkem pangabekti,             Lumantar serat punika, kula ngaturi uninga bilih kawontenan kula ing mriki tansah ginanjar wilujeng nir ing sambikala. Menggah panyuwunan kula dhumateng Gusti Allah SWT, mugi-mugi kawontenanipun Bapak saha Ibu ugi mekaten. Amin             Bapak saha Ibu ingkang kula bekteni, lumantar serat punika kula badhe caos kabar bilih kala wingi kula Juara II Lomba Cerkak se-Kabupaten Kulon Progo. Saha Insya Allah kula badhe wangsul dateng Solo benjang wulan Desember. Nyuwun pangestunipun mugi-mugi sedaya dipun paringi kalancaran.   ...

Hujan Abadi

Hujan! Aku benci hujan! Teramat benci. Saat arakan awan hitam perlahan datang, hatiku mulai menyumpah. Serapah tak pantas kukeluarkan meski hanya dalam hati. Dan tak berselang lama, langit menumpahkan semuanya ke bumi. Aku? Semakin menyumpah. Saat ini, aku tengah terjebak hujan. Membuat perjalananku terhambat. Aku tertahan di sebuah emperan toko. "Kenapa kau begitu benci dengan hujan?" kudengar seseorang berkata. Aku menoleh, kau bertanya padaku , batinku. Dia mengangguk. "Ya, aku bertanya padamu. Dari tadi kudengar kau menggerutu. Kau tahu? Itu sangat mengangguku," ujar laki-laki berwajah tirus itu. Aku jadi heran, bagaimana dia bisa mendengar apa yang kuucapkan dalam hati. Aku menghela napas, "orang lain tidak ada yang terganggu, kau saja yang berlebihan. Lagi pula aku mengucapkannya dalam hati. Salah siapa mencuri dengar kata hati orang lain." Aku berucap dengan ketus. Kulihat orang itu memcoba bersabar. "Suatu saat kau akan membutuhkanku! Ing...

Belajar Cepat dan Menyenangkan

Kegiatan belajar sering dianggap membosankan bagi sebagian orang. Lalu, bagaimana caranya agar belajar menjadi menyenangkan dan mudah untuk menyerap materi yang dipelajari? Asalkan kita tahu caranya, pasti belajar menjadi mudah dan menyenangkan. Mari kita pelajari caranya! Rapikan Penampilan. Kerapian penampilan dan tempat belajar sangatlah penting. Karena penampilan dan tempat yang rapi akan membuat belajar terasa nyaman. Bayangkan saja kalau kita harus belajar di tempat yang berantakan. Pasti otak jadi ikut berantakan dan membuat kita cepat merasa bosan. Salah seorang Bapak Proklamator kita, Mohammad Hatta selalu berpenampilan rapi ketika sedang membaca buku. Bahkan beliau selalu mengenakan sepatu, jas dan lengkap dengan dasinya. Beliau berkata, “Membaca buku sama halnya dengan berhadapan langsung dengan sang profesor.” Nah, bagamana? Tentu lebih asyikkan kalau belajar dengan penampilan yang rapi. Musik. Musik sangat membantu dalam belajar. Mengapa demikian? karena musik...