Jangan Menunggu Kesempatan, Ciptakan Alasan Mengapa Kamu Dibutuhkan
Saat pertama kali bekerja, Jang Ho-woo tidak langsung diterima oleh timnya. Orang-orang tampak memandangnya sebelah mata karena ia hanya lulusan SMA. Ketika ia meminta pekerjaan kepada seniornya, ia tetap tidak diberi tugas apa pun. Kemudian ia berbicara dengan Han Seung-jo. Ada satu kalimat yang menarik perhatianku. "Kamu pasti tidak dibutuhkan karena suatu alasan. Coba pikirkan, kenapa?" Kalimat itu terdengar dingin, tetapi justru realistis. Han Seung-jo juga mengatakan bahwa pegawai baru memang harus belajar, tetapi kantor bukanlah sekolah. Senior tidak memiliki kewajiban untuk mengajar pegawai baru. Bahkan jika mereka mengajari kita, sering kali hal itu bukan semata-mata demi kebaikan kita, melainkan karena ada manfaat atau keuntungan yang mereka peroleh. Awalnya aku merasa kalimat itu terlalu kejam. Namun, setelah dipikir-pikir, dunia kerja memang banyak dipengaruhi oleh pertimbangan risiko dan manfaat. Dalam kasus Ho-woo, perusahaan sedang mempertimbangkan apakah ia lay...




