Halo, hai, apa kabar teman-teman? Bagaimana hari ini? Semoga masih sehat dan waras ya, hehe.
Sesuai dengan judul, hari ini aku
mau bercerita tentang caraku menjaga diri agar tetap waras di tengah pandemi
ini. Jujur saja tidak mudah melalui semua ini di tanah rantau sendirian. Apalagi
momen lebaran yang biasanya dihabiskan bersama keluarga, kali ini harus
dihadapi tanpa keluarga di sekeliling.
Sebelum pandemi covid-19
menyerang, aku cukup sering pulang ke rumah. Bisa sebulan atau dua bulan
sekali, tergantung dengan waktu. Apabila ada libur yang cukup panjang biasanya
aku manfaatkan untuk pulang. Tapi dengan adanya pandemi yang mengakibatkan
larangan mudik aku sudah hampir lima bulan tidak pulang.
Ada rasa sedih, rindu kampung halaman, rindu keluarga, rindu bertemu teman-teman, ah semua itu bercampur menjadi satu. Karena itu, aku merasa perlu menjaga diri agar tetap waras. Berikut caranya.
- Tetap terhubung dengan orang-orang tersayang. Di zaman modern ini untungnya kita tetap bisa terhubung dengan orang-orang tersayang dengan mudah. Kita bisa melakukan video call dan bertatap muka meski melalui layar ponsel. Tapi kurasa itu yang membuatku cukup terjaga kewarasannya.
- Main game. Walaupun aku tidak jago dalam bermain game aku tetap main game. Aku bisa bersenang-senang di dalam permainan meski kadang juga kesal ketika kalah dalam bermain. Oiya game yang aku mainkan adalah Mobile Legends Bang Bang. Tidak ada alasan spesifik kenapa aku memilih game ini. Aku hanya suka aja memainkannya.
- Menonton Youtube/Film/Drama Korea. Ada banyak tontonan yang dapat kita lihat di Youtube. Video yang sering aku lihat di Youtube adalah video tentang memasak,mengeloka keuangan, minimalism, komedi, dan beberapa hal lainnya. Kadang aku juga nonton film atau drama Korea. Tergantung mood saja. Hehe.
- Memasak. Tidak dapat dipungkiri, memasak menjadi salah satu hal yang membuatku tetap waras. Mengapa? Karena dengan memasak, aku menjadi menyibukkan diri untuk belajar resep dan mempraktikkannya. Sehingga aku tidak punya banyak waktu untuk terlalu memikirkan kampung halaman.
Nah, kurasa sekian dulu cerita
aku. Bagaimana dengan kalian? Bagaimana cara kalian menjaga diri agar tetap
waras di tengah semua ini? Ceritakan di kolom komentar ya. Buat kalian pejuang
ngga pulang kampung seperti aku, semangat ya. Badai pasti berlalu,
Terima kasih. Sampai jumpa…

Comments
Post a Comment