Halo teman-teman.
Hari ini sesuai dengan judul, aku
mau mereviu daster murah seharga dua puluh ribuan.
Sejak tempat kerjaku mulai
memutuskan untuk WFH, aku menjadi lebih sering di kosan. Melihat beberapa teman
kosan yang sehari-hari memakai daster membuatku ingin membeli daster juga.
Setelah diikir-pikir, akhirnya
aku memutuskan membeli daster. Berhubung aku kurang suka daster yang bermotif,
aku memutuskan membeli daster warna polos. Setelah mencari-cari di Shopee, aku
menemukan sebuah took yang menjual daster dengan cukup murah. Dengan harga
mulai dari dua puluh ribuan. Kebetulan took itu juga menawarkan gratis ongkir. Lumayan
lah, pikirku.
Aku memilih warna hitam,
menanyakan ketersediaan barang. Waktu itu seller bilang ada. Baiklah aku pun
membelinya. Tidak sabar ingin segera mencoba memakai daster. Setelah memantau
selama beberapa hari, akhirnya daster pun tiba. Dengan senang hati aku
membukanya. Sayang, daster yang aku terima warnanya coklat. Sedikit kecewa sih,
tapi ngga papa lah masih warna gelap juga pikirku.
Setelah kucuci dan dikeringkan. Aku
langsung memakainya. Ternyata nyaman sekali memakai dsater di rumah. Ternyata walau
mengenakan daster tetap bisa bekerja dengan nyaman.
Daster itu udah jadi pakaian cuci
kering pakai. Mau bagaimana lagi nyaman sekali dipakai. Sebenarnya timbul
keinginan untuk membeli lagi. Tai setelah dipikir-pikir sepertinya tidak untuk
saat ini.
Bahannya adem, jadi nyaman unruk
dipakai. Tapi sayang, setelah sektar tiga minggu pemakaian, dasterku mulai
sobek di bagian bahu. Tepatnya di bagian sambungan. Ketika aku memakainya, jadi
terlihat compang camping.
Mungkin lain waktu jika masih
ingin membeli lagi, aku akan mencari tempat lain. Semoga dapat kualitas yang
lebih baik. Kembali lagi ke pepatah ada harga ada rupa. Apa yang mau kuharapkab
dari daster semurah itu. Bisa dipakai aja sudah bersyukur. Hehe.
Terima kasih sudah membaca.
Sampai jumpa..
Comments
Post a Comment